semalam yang telah berlalu begitu bererti buatku...
semalam yang telah berlalu meninggalkan kenangan untukku...
semalam yang telah berlalu telah membawa aku jauh ke sini...
semalam yang telah berlalu bagai satu kurniaan yang abadi...
semalam yang ku lalui dalam hidupku akan ku simpan teguh dalam sanubari ini...
semalam yang ku lalui dalam hidupku ku jadikan pedoman dalam melayari hidup ini...
semalam yang ku lalui dalam hidupku membuatkan aku mengerti...
semalam yang ku lalui dalam hidupku terlalu istimewa...
dan semalam yang tak mungkin kembali...
Monday, August 31, 2009
Tuesday, August 25, 2009
dirimu satu...
menatap ikhlasnya sinar matamu di saat pertama kali kita bertemu dahulu...
mengetarkan hati dan jiwa halusku ini...
terdetik perasaan ajaib dalam diriku...
saat melihat kau tersenyum, aku terpana...
betapa hebatnya dirimu, mampu menggegarkan dunia sepiku waktu itu...
setiap hari yang ku lalui bagaikan ku berjalan di atas hamparan mawar yang kau taburkan...
harum mekar mewangi kerana kasihmu...
aku bagaikan miliki impian untuk memiliki cinta darimu, si lelakiku yang satu...
betapa hangatnya nafasmu dinadiku terasa...
begitulah hangatnya cintaku untukmu selamanya...
dirimu terlalu sempurna...
miliki segalanya yang ku mahukan...
ku yakin, di dunia ini tiada lagi lelaki terhebat sepertimu...
hanya dirimu satu yang dijadikan untukku...
dan aku bangga menjadi permaisuri hatimu...
tak ingin lagi ku belayar mencari persinggahan yang lain...
ku labuhkan sauh cintaku di pelabuhan hatimu untuk selamanya...
agar ianya kekal menjadi tanda ingatan cinta kita yang abadi...
ketika ini aku berada dalam dakapanmu, di dadamu ku bisikkan segala rasa sayang yang melanda...
kau genggami jemari lembutku lantas mengucupi lembut dahiku sebagai bukti cinta kita...
dan akhirnya bebunga suci cinta kita kau taburkan dan mekar membenih dalam sanubariku...
mengetarkan hati dan jiwa halusku ini...
terdetik perasaan ajaib dalam diriku...
saat melihat kau tersenyum, aku terpana...
betapa hebatnya dirimu, mampu menggegarkan dunia sepiku waktu itu...
setiap hari yang ku lalui bagaikan ku berjalan di atas hamparan mawar yang kau taburkan...
harum mekar mewangi kerana kasihmu...
aku bagaikan miliki impian untuk memiliki cinta darimu, si lelakiku yang satu...
betapa hangatnya nafasmu dinadiku terasa...
begitulah hangatnya cintaku untukmu selamanya...
dirimu terlalu sempurna...
miliki segalanya yang ku mahukan...
ku yakin, di dunia ini tiada lagi lelaki terhebat sepertimu...
hanya dirimu satu yang dijadikan untukku...
dan aku bangga menjadi permaisuri hatimu...
tak ingin lagi ku belayar mencari persinggahan yang lain...
ku labuhkan sauh cintaku di pelabuhan hatimu untuk selamanya...
agar ianya kekal menjadi tanda ingatan cinta kita yang abadi...
ketika ini aku berada dalam dakapanmu, di dadamu ku bisikkan segala rasa sayang yang melanda...
kau genggami jemari lembutku lantas mengucupi lembut dahiku sebagai bukti cinta kita...
dan akhirnya bebunga suci cinta kita kau taburkan dan mekar membenih dalam sanubariku...
rindu...
saat ini mana arahku, mana bintangku...
mengapa saat ini hatiku terusik...
terlalu jauh rasanya kau pergi...
meninggalkan aku sendirian...
sehingga membuat aku rindu padamu...
tiada siapa yang tahu lara hatiku ini...
mengapa rinduku ini tiada batasnya...
mengapa semua menjauh...
pada siapa hendak ku luahkan rasa rindu ini...
mengertilah yang aku amat rindukan mu sejak kau pergi dahulu...
akan tibakah detiknya untukku hilangkan rasa rindu ini nanti...
ku pasrah pada segalanya...
mengapa saat ini hatiku terusik...
terlalu jauh rasanya kau pergi...
meninggalkan aku sendirian...
sehingga membuat aku rindu padamu...
tiada siapa yang tahu lara hatiku ini...
mengapa rinduku ini tiada batasnya...
mengapa semua menjauh...
pada siapa hendak ku luahkan rasa rindu ini...
mengertilah yang aku amat rindukan mu sejak kau pergi dahulu...
akan tibakah detiknya untukku hilangkan rasa rindu ini nanti...
ku pasrah pada segalanya...
Sunday, August 9, 2009
sepi...
kala ini entah mengapa aku merasakan kesepian yang mendalam...
rasanya terlalu perit untuk ku hadapi saat ini...
ku renung perjalanan diriku selama ini, tiada pernah sesaat pun rasa sepi itu dalam hidupku...
namun hari ini, perasaanku kosong dan suram...
kerana sepi yang melanda...
entah mengapa hatiku bagai meronta untuk kembali terisi...
agar sepi itu lenyap...
mengindahkan semula kamus hatiku...
walau adakalnya pujangga mengatakan sepi itu indah, namun sepi yang dalam umpama luka yang tiada penawarnya...
mungkinkah nanti sepiku ini akan berakhir jua...
ku tunggu saat itu...
rasanya terlalu perit untuk ku hadapi saat ini...
ku renung perjalanan diriku selama ini, tiada pernah sesaat pun rasa sepi itu dalam hidupku...
namun hari ini, perasaanku kosong dan suram...
kerana sepi yang melanda...
entah mengapa hatiku bagai meronta untuk kembali terisi...
agar sepi itu lenyap...
mengindahkan semula kamus hatiku...
walau adakalnya pujangga mengatakan sepi itu indah, namun sepi yang dalam umpama luka yang tiada penawarnya...
mungkinkah nanti sepiku ini akan berakhir jua...
ku tunggu saat itu...
Tuesday, August 4, 2009
berganti hati...
bukan niatku untuk menyalahkanmmu...
apabila kau menolak cintaku dahulu...
bukan niatku untuk mendendami dirimu...
apabila kau pernah melukakan sekeping hatiku yang amat menyayangi dirimu...
namun aku perlu menyatakan tentang kesakitan akibat cinta yang pernah kau hampakan...
betapa payahnya untuk aku melupakan sengsara yang kau tinggalkan itu...
bertahun aku berkelana jauh membawa hati dari cinta palsu yang kau beri...
mengumpul segala kudrat dan kekuatan untuk melupakanmu...
kau insan ku cintai namun kau terlalu kejam pada cintaku...
keranamulah seketika duniaku kelam...
melihatmu semula dihadapan ku kini...
aku tahu aku perlu berganti hati...
sayang maafkan diriku kerana hati ku ini bukan lagi padamu...
seketika detik berlalu sejak kau meninggalkan aku, hidupku kembali terang semula...
kerana hadirnya dia...
memberikan aku penawar saat aku berpatah hati...
aku tidak akan kembali padamu lagi...
kerana kenangan pahit cintamu itu...
kini aku sudah berganti hati...
pergilah kau dari hidupku...
dan janganlah ada insan lain lagi yang kau sakiti selepas aku...
semuanya takdir tuhan yang telah tersurat buat kita...
redhakan saja kasih baruku ini...
terimalah hakikat ini seperti mana aku menerima hakikat yang kau pernah menolak hatiku dahulu...
apabila kau menolak cintaku dahulu...
bukan niatku untuk mendendami dirimu...
apabila kau pernah melukakan sekeping hatiku yang amat menyayangi dirimu...
namun aku perlu menyatakan tentang kesakitan akibat cinta yang pernah kau hampakan...
betapa payahnya untuk aku melupakan sengsara yang kau tinggalkan itu...
bertahun aku berkelana jauh membawa hati dari cinta palsu yang kau beri...
mengumpul segala kudrat dan kekuatan untuk melupakanmu...
kau insan ku cintai namun kau terlalu kejam pada cintaku...
keranamulah seketika duniaku kelam...
melihatmu semula dihadapan ku kini...
aku tahu aku perlu berganti hati...
sayang maafkan diriku kerana hati ku ini bukan lagi padamu...
seketika detik berlalu sejak kau meninggalkan aku, hidupku kembali terang semula...
kerana hadirnya dia...
memberikan aku penawar saat aku berpatah hati...
aku tidak akan kembali padamu lagi...
kerana kenangan pahit cintamu itu...
kini aku sudah berganti hati...
pergilah kau dari hidupku...
dan janganlah ada insan lain lagi yang kau sakiti selepas aku...
semuanya takdir tuhan yang telah tersurat buat kita...
redhakan saja kasih baruku ini...
terimalah hakikat ini seperti mana aku menerima hakikat yang kau pernah menolak hatiku dahulu...
bersamamu...
keheningan pagi ini, aku merenung di jendela...
beburung sedang berterbangan di langit sepi...
sesepi perasaanku saat ini kerana sesuatu yang pernah terjadi dalam hidupku...
mengenangkan kisah cinta antara kau dan aku yang telah lama berlalu...
aku masih terbayangkan detik sewaktu kita masih bersama...
betapa indahnya kita melayari hari-hari itu, penuh warna...
bersama dengan dirimu aku rasakan keindahannya cinta itu...
kau terlalu istimewa buat diriku...
tak pernah ada bintang sehebat cahaya kasihmu...
kau beri padaku segala kasihmu hanya untukku...
dan detik waktu tak terasa berlalu...
kita terus bersama layari hidup...
sayangnya saat bersamamu itu tidak berpanjangan...
kita terpisah kerana waktu...
takdir hidup tiada siapa yang menduga...
akhirnya kita jauh membawa haluan hidup sendiri...
sejak itu tiada khabar yang ku dengar darimu...
namun hingga saat ini, saat bersamamu adalah kenangan terindah dalam hidupku...
beburung sedang berterbangan di langit sepi...
sesepi perasaanku saat ini kerana sesuatu yang pernah terjadi dalam hidupku...
mengenangkan kisah cinta antara kau dan aku yang telah lama berlalu...
aku masih terbayangkan detik sewaktu kita masih bersama...
betapa indahnya kita melayari hari-hari itu, penuh warna...
bersama dengan dirimu aku rasakan keindahannya cinta itu...
kau terlalu istimewa buat diriku...
tak pernah ada bintang sehebat cahaya kasihmu...
kau beri padaku segala kasihmu hanya untukku...
dan detik waktu tak terasa berlalu...
kita terus bersama layari hidup...
sayangnya saat bersamamu itu tidak berpanjangan...
kita terpisah kerana waktu...
takdir hidup tiada siapa yang menduga...
akhirnya kita jauh membawa haluan hidup sendiri...
sejak itu tiada khabar yang ku dengar darimu...
namun hingga saat ini, saat bersamamu adalah kenangan terindah dalam hidupku...
Saturday, August 1, 2009
Thursday, July 16, 2009
musim yang berlalu pergi...
jauh ku memandang lautan luas yang terbentang dihadapanku,
terasa dingin angin yang berhembus membelai tubuhku,
saat ini aku merenung perjalanan sejauh yang pernah ku lewati,
terasa pantasnya masa berlalu meninggalkan diri tanpa ku sedari,
ku melihat beburung berterbangan di awan biru,
terbayangkan betapa bebasnya ku berlari di waktu itu,
sewaktu musim bunga yang indah...
betapa indahnya memori yang pernah tercipta saat ku bersamanya,
melayari hari-hari riang tanpa rasa duka,
di musim itu bahagia milikku,
kini tiada lagi ku rasakan damai dihati,
bukan kerana kecewa,
tetapi aku rasa kesepian dan kerinduan,
pada musim itu...
Wednesday, July 15, 2009
"betapa indahnya hari-hari yang mendatang jika aku mampu terbang sejauh itu...
mengecapi segala impian yang pernah aku mimpikan suatu ketika dahulu...
namun ku tahu jalan hidup ini sukar dan tidak pernah terduga kemungkinan-kemungkinan yang bakal dihadapi...
oleh itu segalanya ku berserah hanya padaNya...
moga dipermudahkan laluan ku nanti...."
Monday, July 13, 2009
ungkapan terindah...
Assalamualaikum teman-teman semua... Apa khabar anda semua? Saya mengharapkan anda semua walau di mana berada dalam keadaan baik-baik sahaja di samping keluarga tercinta. Lama rasanya kita tidak bersua di dalam blog ini... Alhamdulillah, diri saya berada dalam keadaan baik-baik sahaja. Syukur, kerana tuhan masih memberikan harapan dan peluang untuk saya meneruskan hidup di bumi yang indah ini... Rindu rasanya hati ini pada teman-teman sekalian kerana sudah lama tidak bersua... Rindu rasanya untuk bergelak ketawa bersama anda semua... Rindu untuk menghadiri kuliah bersama, menghadapi hari yang penuh kesibukan untuk menyiapkan tugasan yang diberikan oleh pensyarah... Saat ini apa yang kita pernah lalui itu semuanya sudah berlalu... Berlalu jauh meninggalkan kita semua yang akan melangkah ke satu alam lagi, di mana alam pekerjaan yang akan lebih menduga kita nanti... Saya berasa sayu apabila mengenang kembali detik-detik pertama kali bergelar pelajar universiti suatu ketika dulu... Saat ini melihat pelajar-pelajar baru yang baru sahaja bergelar mahasiswa membuatkan saya tersenyum sendirian... Seperti apa yang mereka sedang lalui ketika ini, saya juga pernah lalui suatu ketika dahulu. Detik terindah itu akan tetap tersimpan teguh dalam sanubari ini... Teman-teman, saat ini kita semua pastinya sudah membilang hari untuk melalui detik-detik termanis yang melengkapkan kita sebagai seorang pelajar universiti... Tidak sampai sebulan sahaja lagi hari yang di nanti selama tiga tahun kita bergelar pelajar akan menjelang... Hari konvokesyen... Hari yang melengkapkan hidup kita sebagai pelajar di universiti ini... Hari itu boleh kita umpamakan hari kemenangan kita sebagai seorang pelajar yang telah melalui pelbagai pahit manis, suka dan duka dalam usaha dan perjuangan untuk memperolehi kecemerlangan dalam pelajaran yang seterusnya bakal menentukan masa depan kita... Namun disebalik hari itu, ia juga sebenarnya adalah satu hari yang memilukan di mana hari itu adalah hari perpisahan kita semua, hari yang akan melihatkan air mata menitis kerana kesedihan melalui detik-detik perpisahan bersama teman-teman tersayang... Selepas ini pastinya kita semua akan membawa haluan masing-masing... Pastinya hari itu adalah hari yang penuh bermakna dan terindah kerana segalanya yang pernah kita lalui sepanjang berada di universiti...
Thursday, June 25, 2009
disebalik...
Assalamualaikum teman-teman semua... Apa khabar anda semua? Diharapkan teman-teman semua dalam keadaan yang sihat dan sentiasa cekal dalam mengharungi liku-liku kehidupan ini... Saya? Mmm, mungkin sekarang bukan masa yang sesuai untuk saya ceritakan tentang kehidupan saya di saat ini... Apa yang mampu saya katakan, kini saya sedang cuba mengatur hidup saya mengikut putaran hidup atau paling tepat mengikut putaran usia... Mungkin lain bunyinya namun saya biarkan anda menilai apa sebenarnya yang tersirat di hati saya saat ini... Baiklah untuk kali ini apa yang ingin saya perkatakan ya? Mmm, teman-teman semua... Adakalanya kita sebagai manusia ini seringkali terkeliru dalam membuat penilaian ataupun keputusan... Kala ini kita akan risau dalam memikirkan kesan yang akan kita terima hasil daripada keputusan yang kita buat... Kita bingung dalam membuat keputusan kerana jika tersilap membuat perhitungan pastinya ia akan memberikan kesan kepada hidup kita di masa akan datang... Namun pernahkah kita terfikir bahawa setiap keputusan yang kita buat dalam hidup kita ini akan memberikan hikmah kepada kita sama ada keputusan itu tepat atau salah... Pastinya tidak... Jika kita tersilap membuat penilaian pastinya kita akan menyalahkan takdir dan mengatakan bahawa Tuhan itu tidak adil... Kita lupa untuk melihat hikmah yang Tuhan berikan pada kita... Sebaliknya pada saya ia adalah lumrah kerana manusia sifatnya lupa dan alpa serta menyalahkan keadaan... Dalam hidup saya sendiri, saya tak pernah lari daripada tersilap membuat keputusan dalam hidup ini... Saya akui agak payah dan sukar untuk kita menerima kesilapan yang telah kita lakukan namun itulah warna kehidupan... warna yang kadang kala indah dan kadangkala kelam namun itulah dia kehidupan... Setiap yang berlaku kita harus hadapi walaupun hati tidak merelakan...
ketika ku terjatuh-when i'm down-...
"saat aku menulis catatan kali ini, aku dalam keadaan kecewa dan keliru dengan diriku sendiri... aku bukan diriku yang sebenarnya saat ini... aku tidak tahu apa sebenarnya yang aku mahukan dalam hidup aku ketika ini... entahlah semuanya mengelirukan saat ini... aku tidak tahu apa yang aku harus lakukan... saat ini aku terjatuh dari kakiku... jika selama ini aku mampu untuk berdiri di atas kakiku sendiri namun saat ini aku hilang semangat untuk bangun... bangun untuk terus melalui hari-hari yang mendatang... saat ini aku menjadi takut untuk mendepani hari-hari yang bakal aku lalui nanti... entah kenapa saat ini aku lemah... aku lemah..."
Monday, June 22, 2009
Saturday, June 6, 2009
tanpamu lagi...

kekasih, ditasik seharian daku tunggu hadirmu...
saat ini seperti tasik yang terhampar di hadapanku...
hatiku tidak tenang...
kerana kau masih tak pulang lagi...
apakah janjimu padaku sewaktu kali terakhir kita berjumpa hanyalah palsu...
apakah hanya aku yang setia, sedangkan kau telah melupakan diriku...
dan musim terus berlalu sepi...
ditasik ini ku masih terus menanti pulangmu...
namun aku masih dibelenggu rasa hampa...
kekasih, ditasik ini kita pernah berjanji
kau hanya untukku, dan aku milikmu...
di saat itu beburung menyanyi bagai merestui cinta yang kita bina...
kini ku sedar...
dirimu tak mungkin lagi kembali ke tasik ini...
kini tasik ini terbiar sepi...
sesepi perasaan ini...
andainya suatu hari nanti dirimu pulang ke sini...
aku sudah pun tiada...
aku akan jauh terbang meninggalkan tasik itu...
dan sekiranya kau kembali, lihatlah bukti cinta kita pada pohon asmara di tepi tasik itu...
yang telah kita ukirkan perasaan atas nama cinta...
hidup tanpamu lagi akan terus kugagahi...
biarpun tidak ku tahu,
selama mana ku mampu bertahan...
Friday, June 5, 2009
sejauh ini...
Assalamualaikum kepada teman-teman sekalian... Apa khabar anda semua? Sihat? Saya disini baik-baik sahaja... Fuh, rasanya sudah lama saya tidak menulis dalam blog ini... Terlalu rindu rasanya untuk menulis disini, berkongsi rasa hati dengan teman-teman sekalian... Rasanya sudah terlalu jauh perjalanan yang kita lalui... Bermacam kisah telah terjadi dalam hidup kita, dimana setiap yang berlaku mengajar kita erti kehidupan ini... Hati saya saat ini sarat dengan rindu kepada teman-teman sekalian... Rindu akan kenangan sewaktu kita bersama bergelak ketawa saat menuntut ilmu di kampus indah UKM... Memori itu sudah berlalu... Namun memori itu jugalah yang sering menyinggah dalam hidup saya selalu... Dalam hidup ini, kita adakalanya terpaksa melalui sesuatu yang bukan kemahuan kita, keadaan ini membuatkan kita seringkali kecewa dan putus asa akan hakikat itu... Ya, kita seharusnya perlu berasa kecewa kerana kita adalah insan yang lemah, ini adalah sesuatu yang lumrah bagi manusia... Namun seharusnya juga kita perlu belajar hakikat lain tentang kehidupan ini yang mana tidak semua dalam hidup ini akan menjadi milik kita... Setiap hari pastinya kita akan melalui perjalanan hidup yang adakalanya juga kita tidak pernah menduga apa yang akan berlaku... Sejauh perjalanan yang telah kita lalui pastinya akan meninggalkan kenangan biarpun hanya untuk seketika namun ianya adalah sesuatu yang terindah dalam hidup kita sebagai manusia... Dalam hidup saya misalnya, sudah jauh perjalanan yang saya telah tempuh... Sudah banyak pelabuhan yang saya singgahi dimana setiap pelabuhan yang saya berlabuh sangat memberikan erti dan pengalaman buat saya dalam hidup ini... Saya tahu selepas saya singgah di pelabuhan ini, saya akan terus belayar, belayar lebih jauh mencari pengertian hidup ini... Saya mengharapkan teman-teman akan terus melayari hidup ini dengan kekuatan dan semangat biarpun adakalanya kita jatuh... Tidak salah jika sesekali kita menangis apabila jatuh dan kecewa kerana kita akan dapat sedikit ketenangan dan kekuatan apabila menangis... Ingat menangis bukan mejadikan kita lemah sebaliknya air mata yang jatuh menitik adalah tanda kesyukuran kita pada yang Esa atas rasa kepasrahan di atas dugaannya... Semoga kita berjumpa lagi dalam catatan akan datang... Salam kerinduan dari saya untuk teman-teman semua....
Thursday, May 7, 2009
selamat tinggal memori semalam... selamat datang realiti kini...
Assalamualaikum kepada teman-teman sekalian... Apa khabar anda semua.... Sihat? Saya di sini baik-baik sahaja dan senantiasa merindui kalian semua... Lama sudah rasanya tidak menulis di ruangan blog saya ini... Terlalu banyak kisah yang tidak dapat saya kongsi kepada anda semua lantaran masa yang tidak begitu mengizinkan untuk saya catatkan dalam ruangan blog saya ini namun saya cuba untuk mencari ruang meluahkan rasa dan kecintaan saya pada teman-teman semua... Beberapa hari yang lepas, saya selesai menamatkan peperiksaan saya untuk semester terakhir saya di UKM... Usai menjawab kertas peperiksaan terakhir yang lalu, hati menjadi sayu... Sayu kerana selepas ini tiada lagi peperiksaan yang diduduki, tiada lagi waktu dan ruang untuk bersama teman-teman seperti dahulu, sayu meninggalkan pensyarah-pensyarah yang pernah mencurahkan ilmu kepada saya sepanjang tempoh 3 tahun pengajian saya di UKM ini... Ya, masa begitu pantas berlalu... Semuanya bagai semalam saja terjadi... Terlalu banyak kenangan yang berlaku sepanjang 3 tahun menuntut ilmu di UKM ini... Semua terlalu istimewa di hati saya... Saat ini, teman-teman seperjuangan saya mulai pulang ke kampung masing-masing... Yang jauh pastinya sukar untuk berjumpa lagi... Yang dekat pula, agak sukar juga untuk bertemu sebenarnya... Semuanya sudah menjadi hukum dunia... Setiap pertemuan, pastinya ada perpisahan... Teman-teman seperjuangan di universiti, kenangilah saat manis semalam dalam melalui hidup hari ini... Ingatilah memori yang pernah kita ciptakan... Laluilah hari-hari yang mendatang dengan penuh ketabahan dan kekuatan... Jika diizinkan pastinya kita akan bersua juga suatu hari nanti... Selamat tinggal memori manis semalam di UKM... Selamat datang realiti kini... Alam pekerjaan yang pastinya cukup mencabar... Salam ingatan dari saya... Hingga berjumpa lagi dalam bingkisan yang lain...
Tuesday, May 5, 2009
tahniah kepada misha omar di aim 16...
Akhirnya Misha Omar berjaya memenangi 4 kategori dalam AIM 16...
1. Lagu Terbaik, Nafas Cahaya...
2. Album Pop Terbaik, Misha Omar...
3. Lagu Pop Terbaik, Cinta Adam Dan Hawa...
4. Lagu Pop Etnik Terbaik, Nafas Cahaya...
"Sekalung tahniah buat penyanyi pujaan dan idolaku kerana berjaya menghasilkan sebuah produksi yang berjaya dan cemerlang menerusi album solonya yang ketiga, Misha Omar... Hanya setelah 7 tahun mengembara akhirnya penantian selama ini berakhir dengan kemenangan besar ini. Teruskan usaha untuk terus menghasilkan album yang lebih berkualiti di masa akan datang...."
Subscribe to:
Posts (Atom)

